KTI Kesehatan Gigi – Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Tenaga Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah ditetapkan Program Kesehatan Gratis

Tulisan lengkap dalam bentuk word….silahkan download ketiga link di bawah ini :
KTI JKG – Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Tenaga Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah ditetapkan Program Kesehatan Gratis
Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Tenaga Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah ditetapkan Program Kesehatan Gratis BAB III DS
Tabel

BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Sistem kesehatan nasional menjelaskan bahwa tujuan pembangunan kesehatan adalah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar terwujud derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum dalam sistem kesehatan nasional.

Sehat adalah suatu keadaan yang optimal, baik fisik, mental maupun sosial, dan tidak hanya terbatas pada keadaan bebas dari penyakit atau kelemahan. Kesehatan adalah hak dan investasi, dan semua warga negara berhak atas kesehatannya termasuk masyarakat miskin. Tujuan sehat yang ingin dicapai oleh sistem kesehatan adalah peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.


Diperlukan suatu sistem yang mengatur pelaksanaan bagi upaya pemenuhan hak warga negara untuk tetap hidup sehat, dengan mengutamakan pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Dalam rangka memenuhi hak masyrakat miskin sebagaimana diamanatkan konstitusi dan undang-undang, pemerintah mulai puskesmas sebagai pelaku penyelenggaraan pelayanan kesehatan telah melakukan berbagai upaya untuk memenuhi hak warga negara. Salah satu bentuk upaya yang telah dilaksanakan oleh pemerintah yakni program kesehatan gratis.

Program kesehatan gratis merupakan program yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat ataupun badan swasta baik perusahaan maupun lembaga masyarakat untuk memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, sehingga kesejahteraan masyarakat dalam hal kesehatan semakin meningkat.

Sebagai salah satu program yang langsung diberikan kepada masyarakat luas, maka kualitas pelayanan tetap harus diperhatikan. Kualitas pelayanan menunjukkan pada tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan. Kualitas pelayanan bagi pemakai jasa pelayanan terkait dengan ketanggapan petugas memenuhi kebutuhan pasien, keprihatinan serta keramahtamahan petugas dalam melayani pasien dan atau kesembuhan pada pasien.

Pelayanan terbaik terletak pada kualitas yang ditunjukkan dari jasa yang dirasakan dan dinikmati secara langsung oleh pelanggan (Kotler, 2005). Realitas yang ada, kualitas pelayanan sebelum dan setelah ditetapkan dan diberlakukannya kesehatan gratis oleh pemerintah kini telah menjadi polemik dalam masyarakat luas.

Dari percakapan yang dilakukan oleh peneliti dengan beberapa pasien di puskesmas-puskesmas pada saat magang diperoleh gambaran mengenai kualitas pelayanan yang didapatkan oleh pasien pada saat berobat. Peneliti mendapat banyak perbedaan persepsi tentang kualitas pelayanan di puskesmas sebelum dan setelah penetapan program kesehatan gratis. Pemanfaatan program kesehatan gratis sebagai sebuah program yang memiliki batasan-batasan dalam pengaplikasiannya kepada masyarakat mendapat respon dan tingat kepuasan yang berbeda-beda dari masyarakat.

Puskesmas merupakan ujung tombak pelaksanaan pelayanan kesehatan di suatu daerah dan merupakan unit organisasi yang bersifat menyeluruh dan terpadu paling dekat dengan masyarakat. Peran dan fungsi puskesmas sangat strategis dalam pembangunan kesehatan di indonesia. Puskesmas berperan menyelenggarakan upaya kesehatan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar memperoleh derajat kesehatan yang optimal (Depkes RI, 2003).

Puskesmas Mandai sebagai salah satu puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan gratis berdasarkan program pemerintah Sulawesi selatan telah melakukan berbagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Penetapan sistem dan sarana prasana kesehatan terus dilakukan dalam memberikan kualitas yang memuaskan pada masyarakat.

Kunjungan Poli Gigi Puskesmas Mandai Kabupaten Maros Sebelum Penetapan Kesehatan Gratis pada bulan Januari sampai dengan Juni 2008 sebanyak 1268  orang. Dan kunjungan Poli Gigi Puskesmas Mandai Kabupaten Maros setelah penetapan kesehatan gratis pada bulan Juli sampai dengan Desember 2008 sebanyak 1315 orang.

Dari penjelasan  di atas maka diperoleh jumlah kunjungan pada 6 bulan sebelum ditetapkan program kesehatan gratis yakni bulan Januari – Juni 2008 dan jumlah kunjungan pada 6 bulan setelah ditetapkan program kesehatan gratis yakni bulan Juli – Desember 2008 terjadi peningkatan sebesar 47 orang.

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian berjudul  “Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Tenaga Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah ditetapkan Program Kesehatan Gratis di Puskesmas Mandai Kabupaten Maros”.

 B.   Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan tenaga kesehatan gigi di Puskesmas Mandai Maros sebelum dan setelah ditetapkan program kesehatan gratis mengingat persepsi masyarakat sebagai komsumen dalam pelayanan kesehatan gratis ini berbeda-beda.

C.   Tujuan Penelitian

Dalam melakukan sebuah penelitian, tentulah memiliki tujuan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu :

  1. Menganilisis pengaruh kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan tenaga kesehatan gigi di Puskesmas Mandai Maros sebelum dan setelah ditetapkannya program kesehatan gratis.
  2. Menganalisis ada tidaknya pengaruh dimensi kualitas yaitu responsiveness (ketanggapan), reliability (kehandalan), ­assurance (jaminan), emphaty (empati), tengible (bukti langsung) terhadap kepuasan pasien.

D.   Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dapat diperoleh dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut :

1.    Bagi Peneliti

Penelitian ini merupakan kesempatan baik dalam menerapkan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah, mengembangkan kemampuan dalam melakukan penelitian dan merupakan salah satu syarat dalam mengikuti ujian akhir.

2.    Bagi Pihak Puskesmas

  1. Memberikan sumbangan pemikiran dalam hubungannya dengan jasa kesehatan .
  2. Sebagai input atau bahan masukan untuk perbaikan kualitas pelayanan guna mencapai kepuasan pasien, sehingga dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya yang diambil dalam mengukur kebijaksanaan dimasa yang akan datang.

3.    Bagi Pihak Lain

  1. Sebagai sumbangsih untuk ilmu pengetahuan
  2. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai bahan referensi bagi pembaca kajian ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kualitas pelayanan.
  3. Sebagai evaluasi bagi pemerintah sebagai pelaksana program kesehatan gratis bagi masyarakat.

 

Perihal andiagussalim
1. Pusat Rental Komputer & Jasa Pengetikan 2. Percetakan 3. Penerbitan 4. Fotography & Videography Lokasi : Jln. Wijaya Kusuma Raya No. 62 Banta-bantaeng Makassar 90222

2 Responses to KTI Kesehatan Gigi – Analisis Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Tenaga Kesehatan Gigi Sebelum dan Sesudah ditetapkan Program Kesehatan Gratis

  1. Ping-balik: makalah keperawatan gigi | ermiystikes

  2. dianmarta mengatakan:

    min, bisakah sy download versi lengkapnya ?

Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s