Pagi Ini, Itu Menjadi Trauma

Camar-camar itu mulai tertawa manis..
Instrument pagi pun hadir
tersenyum sangat indah…

selepas badai fatamorgana tadi malam…
selepas malam yang terlalu pekat…
dan jahat…

sepertinya kedinginan yang semalam selimuti smuanya…
juga membekukan semuanya…
sepertinya juga mulai retas…
pasti…
sedikit demi sedikit..

tapi kenapa,
aku dan jiwaku malah kembali kalap…???

mungkin sebab semalam aku lihat…
di mataku engkau begitu garang…
mengajakku hampa

dan aku rasa…
sangat perih…
lalu pagi ini, itu menjadi trauma…

memang, ternyata pagi ini tak secerah itu..
hujan gerimis malah datang seperti air mata basahi hati lelahku

tapi bukankah ada pelangi setelah ini..??
ataukah pelangi itu hanyalah ilusi..??

entahlah… sebab akupun malas untuk berhenti mencari
cinta yang sengaja pernah kuhapus…

3 Responses to Pagi Ini, Itu Menjadi Trauma

  1. Ping-balik: makalah keperawatan gigi | ermiystikes

  2. yisha mengatakan:

    suka banget puisi 🙂

Komentar :

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s